Pengaruh Terapi Akupresur terhadap Tingkat Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif pada Ibu Bersalin di Puskesmas Rancaekek Kabupaten Bandung Tahun 2025

Authors

  • Mutia Ramadhaniyah Program Studi Sarjana Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung
  • Liawati Program Studi Sarjana Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung

DOI:

https://doi.org/10.60126/maras.v4i3.1610

Keywords:

Nyeri Persalinan, Fase Aktif, Kala I, Terapi Akupresur

Abstract

Nyeri persalinan merupakan salah satu keluhan yang umum dialami ibu selama proses persalinan, terutama pada kala I fase aktif, sehingga diperlukan metode penatalaksanaan nyeri yang efektif dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupresur terhadap tingkat nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu bersalin di Puskesmas Rancaekek Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental yang melibatkan 30 ibu bersalin, terdiri atas 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah perlakuan. Kelompok intervensi diberikan terapi akupresur, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan terapi akupresur. Analisis perubahan tingkat nyeri pretest dan posttest pada masing-masing kelompok dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami penurunan tingkat nyeri setelah diberikan terapi akupresur, sedangkan kelompok kontrol mengalami peningkatan tingkat nyeri selama periode pengamatan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan tingkat nyeri antara pretest dan posttest pada kelompok intervensi (Z = -3,624; p < 0,001) dan kelompok kontrol (Z = -3,497; p < 0,001). Secara deskriptif, perubahan tingkat nyeri pada kedua kelompok menunjukkan arah yang berlawanan, yaitu penurunan pada kelompok intervensi dan peningkatan pada kelompok kontrol. Terapi akupresur menunjukkan hasil yang mendukung penggunaannya sebagai salah satu metode nonfarmakologis pendamping dalam membantu mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif dan dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari asuhan persalinan untuk meningkatkan kenyamanan ibu.

Downloads

Published

2026-08-05

How to Cite

Ramadhaniyah, M., & Liawati, L. (2026). Pengaruh Terapi Akupresur terhadap Tingkat Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif pada Ibu Bersalin di Puskesmas Rancaekek Kabupaten Bandung Tahun 2025. MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(3), 1077–1086. https://doi.org/10.60126/maras.v4i3.1610