Pengaruh Heat Treatment dan Variasi Media Pendingin Terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro Baja BJTD 280

Authors

  • Ahmad Multazam Program Studi Teknik Mesin, Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.60126/maras.v4i2.1589

Keywords:

Heat Treatment, Baja BJTD 280, Kekerasan, Struktur Mikro, Media Pendingin

Abstract

Perkembangan industri modern mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap material baja yang memiliki sifat mekanik yang baik sesuai dengan kebutuhan penggunaan di bidang konstruksi dan manufaktur. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan sifat mekanik material adalah proses heat treatment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses heat treatment dan variasi media pendingin terhadap kekerasan dan struktur mikro baja BJTD 280. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan variasi temperatur pemanasan sebesar 600°C dan 900°C serta penggunaan media pendingin berupa air garam 10% dan oli. Proses perlakuan panas dilakukan dengan pemanasan material dan dilanjutkan proses quenching menggunakan masing-masing media pendingin. Pengujian yang dilakukan meliputi uji kekerasan dan pengamatan struktur mikro material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses heat treatment berpengaruh terhadap peningkatan kekerasan baja BJTD 280. Nilai kekerasan rata-rata baja tanpa perlakuan sebesar 48,83 HV meningkat menjadi 50,17 HV pada pendinginan air garam dan 52,23 HV pada pendinginan menggunakan oli. Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan bahwa pendinginan menggunakan oli menghasilkan struktur perlit yang lebih dominan dibandingkan pendinginan menggunakan air garam, sehingga menghasilkan tingkat kekerasan yang lebih tinggi. Dengan demikian, variasi media pendingin memberikan pengaruh terhadap perubahan struktur mikro dan peningkatan kekerasan baja BJTD 280.

Downloads

Published

2026-05-20

How to Cite

Multazam, A. (2026). Pengaruh Heat Treatment dan Variasi Media Pendingin Terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro Baja BJTD 280. MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(2), 362–368. https://doi.org/10.60126/maras.v4i2.1589