Hubungan Antara Ketersediaan, Pelayanan Informasi dan Persepsi Waktu Tunggu Obat dengan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Mitra Husada Tangerang

Authors

  • Robyana Oktavia Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Universitas Raspati Indonesia
  • Lili Indrawati Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Universitas Respati Indonesia
  • Sumijatun Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Universitas Respati Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60126/maras.v4i1.1482

Keywords:

Ketersediaan Obat, Pelayanan Informasi Obat, Waktu Tunggu, Kepuasan Pasien

Abstract

Instalasi farmasi merupakan unit pelaksana fungsional yang menyelenggarakan seluruh kegiatan pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Namun, dalam praktiknya, pelayanan farmasi di Rumah Sakit Mitra Husada Tangerang masih menghadapi berbagai tantangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antar ketersediaan, pelayanan informasi dan waktu tunggu obat terhadap kepuasan pasien di Rumah Sakit Mitra Husada Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Dalam penelitian ini digunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 100 orang pasien rawat jalan Instalasi Farmasi RS Mitra Husada Tangerang, dipilih berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ketersediaan obat menjadi faktor paling dominan yang memengaruhi kepuasan pasien (p-value: 0,000); (2) Pelayanan informasi obat meningkatkan pemahaman, kepercayaan, dan kenyamanan pasien (p-value: 0,033); (3) Waktu tunggu resep yang cepat berhubungan positif dengan kepuasan pasien (p-value: 0,000); (4) Ketiga variabel bersama mampu menjelaskan sebagian besar kepuasan pasien, menegaskan pentingnya manajemen farmasi yang terintegrasi (p-value: 0,000). Analisis menunjukkan bahwa kepuasan pasien dipengaruhi kuat oleh ketersediaan obat, pelayanan informasi obat, dan waktu tunggu (R = 0,759), dengan kontribusi 57,6%. Faktor dominan adalah ketersediaan obat (41,5%), disusul waktu tunggu (37,2%) dan pelayanan informasi obat (30,2%), sehingga ketersediaan obat menjadi aspek utama dalam menentukan kualitas pelayanan.

Downloads

Published

2026-02-03

How to Cite

Oktavia, R., Indrawati, L., & Sumijatun, S. (2026). Hubungan Antara Ketersediaan, Pelayanan Informasi dan Persepsi Waktu Tunggu Obat dengan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Mitra Husada Tangerang. MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(1), 84–97. https://doi.org/10.60126/maras.v4i1.1482