Peran Layanan Sosial Terintegrasi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Penerima Manfaat di Kecamatan Bintan Utara
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v4i1.1462Keywords:
Layanan Sosial Terintegrasi, Kesejahteraan, Kemiskinan, PKH, FungsionalismeAbstract
Layanan sosial terintegrasi merupakan instrumen penting pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dan menjaga stabilitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran layanan sosial terintegrasi dalam meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat di Kecamatan Bintan Utara serta memahami kontribusinya dalam perspektif struktural fungsionalisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi dokumen terhadap kebijakan, laporan program, dan data administratif yang berkaitan dengan penyelenggaraan layanan sosial, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan sosial telah menjalankan fungsi perlindungan sosial dengan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat miskin, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Namun, efektivitas layanan tersebut belum sepenuhnya mendorong kemandirian penerima manfaat akibat masih kuatnya ketergantungan terhadap bantuan sosial, keterbatasan kualitas pendampingan, serta belum optimalnya evaluasi operasional program. Oleh karena itu, penguatan integrasi layanan, evaluasi operasional berkelanjutan, dan orientasi pemberdayaan menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di Kecamatan Bintan Utara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






