Evaluasi Strategi Komunikasi Hotel Dalam Krisis Pandemi Covid-19 Berdasarkan Model Change or Die
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v4i1.1452Keywords:
Strategi Komunikasi, Komunikasi Krisis, Change Or Die, Pandemi Covid-19, PerhotelanAbstract
Pandemi Covid-19 menimbulkan krisis yang berdampak signifikan terhadap industri perhotelan, sehingga menuntut organisasi untuk melakukan adaptasi melalui strategi komunikasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi komunikasi Hotel Pacific Ambon dalam menghadapi krisis pandemi Covid-19 berdasarkan model Change or Die. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tujuh informan yang terdiri atas pimpinan, manajer, staf, dan karyawan hotel. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada tiga tahapan model Change or Die, yaitu relate, repeat, dan reframe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Hotel Pacific Ambon pada tahap relate berfokus pada pembangunan relasi dan kepercayaan melalui komunikasi yang terbuka dan empatik. Pada tahap repeat, strategi komunikasi diwujudkan melalui konsistensi dan pengulangan pesan terkait kebijakan serta prosedur operasional selama pandemi. Sementara itu, pada tahap reframe, manajemen membingkai ulang krisis sebagai tantangan bersama yang menuntut adaptasi dan kerja sama seluruh anggota organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkuat relevansi model Change or Die sebagai kerangka evaluasi strategi komunikasi organisasi dalam situasi krisis, khususnya pada sektor perhotelan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






