Gambaran Pengelolaan Obat pada Aspek Penyimpanan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.60126/dikkesh.v2i3.1837Keywords:
Pengelolaan Obat, Penyimpanan Obat, Stok Opname, Kartu StokAbstract
Pengelolaan obat pada aspek penyimpanan berperan penting dalam menjaga mutu, keamanan, stabilitas sediaan farmasi, dan efisiensi finansial rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan obat pada aspek penyimpanan di Gudang Farmasi Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi tahun 2026 berdasarkan empat indikator Depkes RI/Permenkes No. 72 Tahun 2016. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed-methods) dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif diperoleh melalui observasi dan stok opname total terhadap 325 item obat tablet/kapsul. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap empat informan kunci dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi. Kesesuaian stok fisik dengan kartu stok mencapai 93,54%, kesesuaian sistem penataan gudang 87,50%, obat kedaluwarsa/rusak 0,93%, dan stok mati 28,97%. Kendala pencatatan disebabkan keteledoran petugas saat beban kerja tinggi, penataan terkendala kapasitas gudang, sedangkan stok mati dipengaruhi perubahan pola resep dan ketidakberlanjutan kunjungan pasien. Pengelolaan penyimpanan obat secara umum berjalan baik, tetapi diperlukan peningkatan kedisiplinan pencatatan stok secara real-time dan strategi perencanaan obat untuk mengurangi stok mati.






