Transformasi Peran Pendidik dalam Pendidikan Islam di Era Digital: Dari Transfer Pengetahuan Menuju Arsitek Nilai dan Navigator Moral

Authors

  • Monica Syafna Putri Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Mislaini Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

DOI:

https://doi.org/10.60126/dikkesh.v2i3.1662

Keywords:

Peran Pendidik, Pendidikan Islam, Era Digital, Arsitek Nilai

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan arus globalisasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola belajar, interaksi sosial, serta pembentukan karakter generasi muda. Kemudahan akses informasi memberikan berbagai peluang dalam pengembangan pendidikan, namun juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, krisis moral, pergeseran nilai sosial, dan melemahnya otoritas pendidikan. Dalam konteks tersebut, pendidikan Islam dituntut untuk mampu mempertahankan fungsi pembentukan karakter dan moral peserta didik melalui optimalisasi peran pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi transformasi peran pendidik dalam pendidikan Islam di era digital serta mengidentifikasi strategi yang dapat dilakukan untuk memperkuat fungsi pendidik dalam menghadapi tantangan modernitas. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui studi literatur terhadap berbagai buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahap reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik dalam pendidikan Islam tidak lagi cukup berperan sebagai penyampai ilmu pengetahuan (mu'allim), tetapi juga harus bertransformasi menjadi murabbi, mu'addib, sekaligus filter ideologi, navigator moral, dan arsitek nilai. Peran tersebut diwujudkan melalui penguatan literasi digital berbasis nilai-nilai Islam, internalisasi prinsip tabayyun, keteladanan (uswah hasanah), serta pengembangan pembelajaran yang dialogis, reflektif, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Kebaruan penelitian ini terletak pada rekonstruksi peran pendidik Islam sebagai arsitek nilai dan navigator moral yang mengintegrasikan literasi digital dengan pendidikan akhlak dalam menghadapi tantangan era digital. Dengan demikian, pendidik memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan spiritual yang kuat.

Downloads

Published

2026-06-14

How to Cite

Putri, M. S., & Mislaini, M. (2026). Transformasi Peran Pendidik dalam Pendidikan Islam di Era Digital: Dari Transfer Pengetahuan Menuju Arsitek Nilai dan Navigator Moral. DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Kesehatan, 2(3), 198–205. https://doi.org/10.60126/dikkesh.v2i3.1662