Pengaruh Kompetensi dan Konflik Pekerjaan-Keluarga terhadap Kinerja Perawat di Unit Rawat Inap RS Mitra Husada Tangerang

Authors

  • Thasya Ratu Renalita Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Universitas Respati Indonesia
  • Atik Kridawati Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Universitas Respati Indonesia
  • Ismail Sangadji Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Universitas Respati Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60126/dikkesh.v2i2.1541

Keywords:

Kompetensi, Konflik Pekerjaan, Keluarga, Kinerja Perawat, Rumah Sakit

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan konflik pekerjaan–keluarga terhadap kinerja perawat di unit rawat inap Rumah Sakit Mitra Husada Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan jumlah responden sebanyak 40 orang perawat rawat inap di RS Mitra Husada Tangerang. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil uji Kolmogorov Smirnov (sig = 0,795), Uji T dengan variable kompetensi (5,397) sig = 0,000), konflik pekerjaan-keluarga (-1,678) (sig = 0,102), Uji F dengan hasil (16,763), signifikansi (0,000). Hasil regresi logistik multivariat menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki nilai signifikan secara statistik, variable kompetensi (0.589 ) dan konflik pekerjaan-keluarga (-0.148), nilai koefisien korelasi dan Determinasi (R) sebesar 0,689 dengan nilai R Square (0.475). Hasil analisa koefisien korelasi tiap variabel kompetensi (0.660), dan variabel konflik pekerjaan-keluarga (0,250). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat, sedangkan konflik pekerjaan–keluarga berpengaruh negatif terhadap kinerja perawat.

Downloads

Published

2026-04-14

How to Cite

Renalita, T. R., Kridawati, A., & Sangadji, I. (2026). Pengaruh Kompetensi dan Konflik Pekerjaan-Keluarga terhadap Kinerja Perawat di Unit Rawat Inap RS Mitra Husada Tangerang. DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Kesehatan, 2(2), 135–149. https://doi.org/10.60126/dikkesh.v2i2.1541